Jumat, 13 Maret 2015

Contoh Artikel Karya Ilmiah

MENJAGA KESEHATAN MATA ANAK


Mata adalah salah satu panca indra yang dimiliki makhluk hidup yang berfungsi untuk menangkap dan mengenali benda. Melalui mata inilah makhluk hidup mampu melihat apa saja yang ada disekeliling kita. Kata mata sering jadikan kiasan dalam bahasa, misalnya Matahari, Mata pencaharian, Mata hati dan sebagainya yang seolah menunjukan sesuatu yang utama. Pada hakekat kenyataannya mata merupakan orga tubuh yang utama sebagai alat penglihatan. Oleh sebab karenanya mata harus senantiasa dijaga dengan baik.

 

Kesehatan mata perlu diperhatikan, terutama pada masa pertumbuhan anak dimana retina mengalami penyesuaian ketajaman penglihatan. Berdasarkan artikel yang dilansir Singapore National Eye Center melalui websitenya menjelaskan,  Mata kita bekerja serupa dengan kamera, namun mata manusia memfokuskan cahasa terhadap membran sensitif yang disebut retina.

 

Retina merupakan lapisan terdalam dari tiga lapisan yang membentuk mata. Lapisan terluar terbuat dari jaringan protektif keras disebut sklera. Sklera inilah yang memberikan warna putih pada mata. Kornea juga merupakan bagian dari lapisan luar. Lapisan tengah antara retina dan sklera disebut koroid. Koroid memiliki pembuluh darah yang menyediakan nutrisi dan oksigen bagi retina.

Jika  retina ataupun bagian mata lainnya tidak berfungsi maka akan mempengaruhi kerja mata secara normal. Banyak jenis penyakit yang terjadi pada organ panca indra penglihatan kita. Penyakit atau infeksi pada mata tidak selalu terjadi pada usia lanjut karena beberapa penyakit ini pun bisa terjadi pada bayi atau anak usia dini. Semisal Penyakit mata bufthalmus. Penyakit ini tergolong penyakit mata dengan tekanan bola mata yang meninggi sejak lahir, akibat tekanan bola mata yang meninggi, ukuran bola mata bayi sangat besar. Keadaan ini dapat mengganggu kornea mata pada bayi.

 

ada pula penyakit mata Gonoblenorrhoe yaitu penyakit mata yang terjadi pada bayi yang baru lahir karena ibunya menderita gonorrhoe. Gejala penyakit ini ditandai dengan mata bayi bengkak, bernanah dan tidak dapat membuka. Dalam waktu 3 minggu bola mata akan pecah dan menyebabkan buta permanen. Gonorrhoe juga dapat menyerang pada orang dewasa secara aut infeksi melalui tangan atau handuk.

 

Selain penyakit yang berbahaya, ternyata ada juga beberapa penyakit yang tidak beresiko tingi dalam kata lain menyebabkan kebutaan permanen pada sipenderitanya. Biasanya penyakit ini timbul karena virus yang masih bisa disembuhkan dengan penanganan dokter mata diantaranya  yaitu penyakit mata atau Infeksi Mata yang paling sering terjadi  pada infeksi selaput lendir putih mata dan kelopak mata (conjunctivitis) atau dikenal sebagai penyakit mata merah. Penyebab penyakit ini karena infeksi virus ataupun bakteri. Biasa menyerang anak-anak dan sangat menular.

 

 Penyakit infeksi lainnya yang sering terjadi yaitu Bintitan yang disebabkan karena adanya infeksi bakteri pada kelenjar di dasar bulu mata dan termasuk penyakit mata ringan. Umumnya penyakit ini akan menghilang dengan sendirinya dalam waktu satu minggu setelah nanah keluar.

 

Terganggunya fungsi mata bisa terjadi karena faktor internal maupun eksternal. Kerusakan mata yang diakibatkan pengaruh internal ialah ganguan yang disebabkan buruknya sistem metabolisme tubuh si penederita atau bawaan sejak lahir karena kurangnya nutrisi pada saat janin berada dikandungan. Sehingga saat anak terlahir mengalami gangguan pada mata. Untuk sebab itu ada baiknya sebagai orang tua peduli terhadap kesehatan buah hati mereka. Memperhatikasn setiap asupan nutrisi pada anak terutama pada masa tumbuh kembang anak.

 

Factor kerusakan dan penyakit pada mata yang bersifat eksternal ialah yang disebabkan oleh kesalahan pola hidup misalnya keseringan menggunakan alat elektronik (gadget, komputer,TV, dll.), membaca terlalu dekat, pencahayaan yang tidak tepat saat mata melihat sesuatu dan sebagainya.

 

Salah satu penyakit atau gangguan pada mata adalah kerusakan pada lensa mata yang mengakibatkan melemahnya focus pada mata saat melihat pada jarak tertentu. Kerusakan pada mata seringklali tidak disadari oleh sipenderita. Terutama pada anak yang masih berusia dini. Kurangnya pengawasaan orang tua dalam menjadga anak dalam penggunaan alat elektronik yang menimbulkan kontras cahaya pada benda tersebut disinyalir bisa membuat mata pada anak terganggu. Demam gadget menjadi factor banyaknya kerusakan mata pada usia produktif pasalnya Kemajuan teknologi dianggap turut ambil alih dalam dampak negative bagi [penggunanya. Anak usia dini yang mulai diperkenalkan pada alat eketronik atau gadget akan kecanduan untuk betah bermain didalamnya. Penggunaan gadget terkadang tidak memperhatika waktu. Orang tua kadang membiarkannya asalkan si anka tidak rewel. Hal ini mungkion dianggap benar. Tapi tanpa disadari dapmpak buruk akan dialami anak  pda penglihatannya. Sinar yang dihasilkan gadget memiliki radiasi yang sangat berbahaya jika terlalu dekat dan bisa membuat mata cepat kering dan lelah. Namun ketika mata merasa lelah dan kering anak tetap anteng dengan permainannya.

 

Agar terhindar dari ganguan pada penglihatan ada biknya mengontrol penggunaan gadget, komputer atau televise. ada bebeapa cara untuk melakukan olah raga mata. Olah raga mata ini mampu mengembalikan mata kita mejadi releks dan segar kembali.

 

Pertama, hentikan aktifitas mata untuk terlalu focus melihat layar pada gadget atau layar koputer/televise dengan cara menutup kelopak mata sejenak. hal ini bertujuan agar mata tidak terlalu di porsir melihat cajaya sehingga kornea, retina dan lensa mata bisa normal kembali.

 

Kedua, jika terlalu lama melihat cahaya pada layar, alihkan pandangan pada ruang terbuka hijau agar mata menjadi segar melihat hijaunya dedaunan. Selanjutnya, kita bisa menggerak-gerakan bola mata kita kekanan, ke kiri, atas dan bawah, tujuannya untuk mengendorkan otot-otot mata.

 

Selain itu beri nutrisi pada mata agar mata tetap sehat, dengan mengkonsusmsi sayur dan buah setiap hari. Kesadaran pentingnya kesehatan mata harus diterapkan. Terutama pada saat teumbuh kembang si buah hati agar tetap sehat dan mampu menatap dunia dengan kedua matanya.

(diambil dari berbagai sumber)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar tentang tampilan Blog ini